cara membasmi rumput liar pada tanaman porang
Image by: ANTARA/M Ghofar

Cek Di Sini! Cara Membasmi Rumput Liar Tanaman Porang

Daftar Isi Artikel

Rumput atau gulma merupakan tumbuhan liar yang selalu menjadi gangguan bagi petani termasuk petani porang. Untuk itu kita perlu juga bahas kali ini cara membasmi rumput liar pada tanaman porang termasuk cara mencegah agar rumput liat atau gulma tidak tumbuh.

Rumput liar atau gulma biasanya akan tumbuh dengan sendirinya bersamaan dengan tumbuhnya tanaman produksi.

Tanah yang subur merupakan tempat yang baik untuk tanaman, karena tanaman akan tumbuh dengan subur pula. Tapi rumput liar pun akan ikut subur tumbuh di sana.

Tak terkecuali dalam budidaya porang, rumput liar atau gulma menjadi musuh petani yang harus dibasmi.

Sebab penyerapan nutrisi tanaman porang dari tanah akan berebut dengan rumput liar atau gulma yang tumbuh di sekitarnya.

Jika rumput tidak dibersihkan maka pertumbuhan porang tidak bisa maksimal. Tentunya ini akan berpengaruh pada hasil panen yang didapatkan.  

Untuk itu penting kita bahas juga mengenai cara membasmi rumput pada tanaman porang dengan cara yang efektif dan efisien.

Sebab penanganan terhadap gulma apabila tidak dilakukan dengan benar, alih-alih porang tumbuh dengan baik, malah tanaman porang ikut terganggu.

Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan dan informasi mengenai cara membasmi dan mencegah rumput liar atau gulma pada tanaman porang.

Cara Membasmi Rumput Pada Tanaman Porang

Sedikit ataupun banyak, rumput liar akan tumbuh di sekitar tanaman porang. Ini tidak dapat dihindari, sebab tanah memang merupakan tempat tumbuh berbagai tanaman. Tetapi tentu ada cara mengatasinya. 

Apabila kebun porang telah ditumbuhi oleh rumput liar atau gulma, maka petani harus membasminya.

Berikut ini cara membasmi rumput liar pada tanaman porang:

1. Cara membasmi rumput liar secara manual

Cara membasmi rumput pada tanaman porang yang pertama adalah dengan cara manual. Cara ini yaitu menyingkirkan rumput-rumput tersebut tanpa bantuan bahan kimia. Bisa dengan cara mencabutinya satu persatu, menggunakan arit, ataupun menggunakan cangkul. 

Cara ini sangat membutuhkan waktu dan tenaga manusia yang tidak sedikit. Semakin luas lahan, maka semakin lama proses pembersihan rumputnya. Jika ingin lebih cepat, maka membutuhkan jumlah orang yang mengerjakannya lebih banyak. 

Membasmi rumput tanaman porang dengan cara manual memiliki kelebihan tersendiri, yaitu:

  1. Rumput bisa benar-benar bersih hingga ke akar. Apa pun jenis rumputnya.
  2. Tidak mengganggu tanaman porang, karena tidak ada bahan kimia yang membahayakan tanaman.
  3. Rumput yang nantinya mengering setelah dicabut akan menjadi pupuk alami bagi tanah dan tanaman.
Baca juga :   Tanaman Porang Adalah Jenis Umbi-umbian yang Banyak Manfaat, Simak Penjelasannya

Sedangkan kekurangan cara membasmi rumput liar secara manual juga ada, seperti:

  1. Memerlukan waktu lebih lama, sehingga prosesnya tidak bisa cepat.
  2. Memerlukan tenaga manusia lebih banyak, dan imbasnya pada biaya juga lebih tinggi.

Cara membasmi rumput liar dengan metode penyemprotan

Cara membasmi rumput tanaman porang yang kedua yaitu dengan penyemprotan herbisida atau obat gulma.

Cara ini bisa lebih menghemat waktu dan tenaga, sebab bisa dikerjakan lebih cepat dibanding jika dikerjakan secara manual.

Petani biasanya menggunakan cara ini dengan menyemprotkan herbisida untuk membasmi rumput liar tanaman porang pada lahan yang ditumbuhi rumput tebal. 

Keuntungan dari membasmi rumput dengan penyemprotan herbisida di antaranya:

  1. Waktu yang diperlukan lebih singkat, sehingga penyelesaian lebih cepat.
  2. Tenaga yang dibutuhkan lebih sedikit.

Sementara kekurangannya adalah:

  1. Dalam jangka pendek dapat mengakibatkan tanaman porang terganggu pertumbuhannya atau bahkan mati, apabila dosis herbisida yang digunakan berlebihan.
  2. Dalam jangka panjang akan membuat tanah terkontaminasi bahan kimia dan menyebabkan kesuburan tanah berkurang.  

Cara Mencegah Rumput Liar Agar Tidak Tumbuh

Sangat merepotkan ketika lahan sudah ditumbuhi rumput liar. Tapi sebenarnya rumput liar atau gulma tanaman porang dapat dicegah atau diminimalisir pertumbuhannya dengan beberapa cara, seperti:

1. Pembersihan lahan sebelum penanaman

Lakukan pembersihan lahan sebelum penanaman bibit porang. Pastikan lahan sudah benar-benar bersih dari berbagai tumbuhan liar. Pisahkan juga benih atau biji-biji rumput agar tidak tumbuh kembali di lahan.

2. Pemangkasan/penggenangan/ pembakaran Lahan

Sebelum lahan diolah dapat pula dilakukan pemangkasan rumput, penggenangan, atau pembakaran lahan agar rumputnya mati.

Untuk pembakaran sebaiknya dilakukan setelah pemangkasan disaat rumput sudah kering. Dan lakukan pembakaran sedikit-sedikit agar tidak menjadikan polusi udara. 

Lahan yang dilakukan pembakaran selain akan terhindar dari pertumbuhan rumput liar yang cepat, juga akan menjadikan tanah lebih subur. Abu sisa pembakaran merupakan pupuk alami yang baik untuk tanah.

3. Penggunaan Mulsa

Cara pencegahan tumbuhnya rumput liar yang ketiga adalah dengan penggunaan mulsa. Boleh menggunakan mulsa plastik, ataupun mulsa alami dari jerami.

Baca juga :   Tentang Buah Pohon Porang serta Manfaat dan Berbagai Olahannya

Tanah yang ditutupi oleh mulsa akan membuat pertumbuhan rumput terganggu karena terhalang oleh mulsa. Sehingga tanaman porang tidak mengalami gangguan dalam pertumbuhannya.

Selain itu, mulsa juga bermanfaat menjaga kelembapan tanah dan menghalangi air agar tidak langsung menggenangi umbi porang. 

Obat Gulma atau Herbisida Untuk Tanaman Porang

Tanaman porang tidak baik apabila mengandung terlalu banyak bahan kimia. Sebab kualitas umbinya akan berkurang dan berpengaruh pada penjualan.

Para buyer di luar negeri rata-rata tidak mau membeli porang yang diberikan perawatan dengan bahan kimia. Baik itu pupuk kimia, dan juga obat gulma atau herbisida.

Obat gulma yang bagus dan efektif untuk membasmi gulma pada tanaman porang adalah obat gulma yang bersifat sistemik.

Hindari obat gulma atau herbisida kontak, sebab herbisida kontak dapat membunuh tumbuhan berair (dalam bagian tumbuhan, mengandung banyak air). Porang merupakan tumbuhan berair, jadi herbisida kontak dapat mematikan pohon porang.

Cara penggunaan herbisida sistemik untuk membasmi gulma tanaman porang harap mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Berikan dosis kurang dari takaran, jangan terlalu tinggi. Disarankan di bawah 100 cc per 16 liter air (satu tangki), direkomendasikan antara 60-80 cc per 16 liter air. 
  2. Penyemprotan dilakukan dalam dua tahap jika rumput sudah tumbuh tebal.
  3. Penyemprotan tahap pertama gunakan herbisida sistemik. Tunggu sekitar dua minggu hingga rumput yang disemprot kering. Nantinya akan ada sebagian rumput yang tidak mati, biasanya jenis rumput tertentu.
  4. Penyemprotan tahap kedua gunakan herbisida sistemik ditambah dengan herbisida pra tumbuh. Herbisida pra tumbuh berfungsi untuk mencegah pertumbuhan biji atau benih gulma yang sudah jatuh ke tanah.
  5. Setelah penyemprotan kedua, sesegera mungkin berikan pupuk organik cair untuk mengembalikan nutrisi atau zat-zat hara dalam tanah. Banyak petani porang menggunakan dan merekomendasikan pupuk organik cair (POC) yang berasal dari fermentasi urine kelinci.

Untuk pemilihan jenis atau merek herbisida untuk tanaman porang dapat ditentukan oleh petani sendiri. Yang terpenting merupakan herbisida sistemik dengan dosis yang tidak tinggi, supaya tidak berpengaruh pada tanaman porang. 

Apabila masih ada gulma yang tidak mati setelah penyemprotan kedua, lakukan pembersihan dengan cara manual. Penyemprotan cukup dua kali saja, jangan lakukan penyemprotan berlebihan.

error: Sok atuh nulis sendiri, jangan asal copy aja hahaha !!