cara budidaya porang agar cepat panen

Cara Budidaya Porang Agar Cepat Panen yang Bisa Dicoba

Daftar Isi Artikel

Porang merupakan tanaman yang sedang populer di kalangan masyarakat. Cara budidaya porang agar cepat panen sebenarnya tidak rumit, asalkan dilakukan dengan konsisten. Banyak yang berhasil mendapatkan keuntungan hingga miliaran, karena porang.

Tidak jarang yang melakukan kemitraan dengan koperasi atau perusahaan sehingga distribusinya terjamin. Porang menjadi spesies tanaman yang menjanjikan karena tingginya permintaan pasar. Seperti apa cara untuk membudidayakannya sehingga cepat panen? SImak penjelasannya berikut ini:

Mengenal Porang

Sebelum membahas cara budidaya porang agar cepat panen, mari mencari tahu terlebih dahulu tentang tanaman ini. Porang merupakan tanaman jenis umbi-umbian, disebut juga iles-iles. Spesiesnya adalah Amorphophallus muelleri.

Porang memiliki banyak manfaat, tidak heran permintaannya selalu tinggi. Mulai dari dijadikan tepung, penjernih air, kosmetik, pembuatan jelly bahkan lem. Umbi porang memiliki kandungan glucomannan, bentuknya menyerupai tepung.

Serat alami glucomannan ini dapat larut di air dan seringkali dipakai untuk pengental dan emulsifier makanan. Porang juga memiliki kemampuan beradaptasi yang baik. Tanaman ini bisa tumbuh diberbagai jenis tanah, asalkan ketinggiannya 0 sampai 700 mdpl.

Cara Budidaya Porang Agar Cepat Panen

Selain daun yang terlihat cantik, porang juga memiliki sederet manfaat. Tidak hanya itu, harga jualnya pun tinggi, terutama pada pasar ekspor.

Contoh negara yang merupakan tujuan ekspor adalah China, Vietnam, Jepang, Korea, hingga Australia. Cara menanamnya pun sederhana, yakni seperti berikut:

1. Menyiapkan Lahan

Pastikan telah menyediakan lahan terbuka untuk menanam porang. Usahakan tanamannya tidak dipakai sebagai tumpang sari, yaitu penanaman campuran dua atau lebih jenis tanaman. Sebab, hal tersebut membuat tanamannya berebut nutrisi dan sulit untuk menjadi subur.

2. Mengolah Tanah

Perhatikan pengolahan tanam sebelum menanam. Bersihkan gulma yang masih tersisa di lahan, olah tanahnya sehingga menjadi gembur. Sebab, tanah gembur dapat menghasilkan umbi yang bulat besar. Sebaliknya jika ditanam pada tanah keras, umbi porangnya terlihat kurang menarik, panjang seperti singkong.

Baca juga :   7 Perbedaan Porang dan Suweg, Jangan Sampai Salah Pilih!

3. Memberikan Jarak Pada Tanaman

Buatlah lubang-lubang untuk meletakkan tanaman porang sembari mengolah tanah. Usahakan jaraknya tidak terlalu dekat, sebab tanaman akan sulit untuk tumbuh maksimal. 

Dengan sedikit jarak, tanaman bisa tumbuh dengan bentuk yang bagus. Selain jarak, pastikan juga memperhatikan kedalaman tanahnya sehingga porang tumbuh besar dan subur.

Sebaiknya menanam pada kedalaman 10 hingga 15 cm dari permukaan. Jika terlalu dalam, dapat mengakibatkan bentuknya panjang dan bersekat, alih-alih bulat.

4. Rutin Memberikan Pupuk

Cara budidaya porang agar cepat panen berikutnya adalah memperhatikan pemberian pupuk. Disarankan untuk melakukan proses pemupukan sebanyak dua kali sehingga tanamannya lebih subur.

Pemupukan ini dilakukan sebelum tanamannya ditanam. Berikan pupuk jenis kompos organik sehingga porang bisa semakin subur.

Setelah itu, pemupukan kedua dapat dilakukan setelah tanamannya mulai tumbuh. Gunakan sekitar sekilo pupuk kandang pada satu kali masa tanam.

5. Membersihkan Rumput dan Menyemprot Tanaman

Bersihkan rumput serta alang-alang, biasanya tumbuh di sekitar porang. Tanaman porang memang dapat tumbuh sendiri, namun kehadiran alang-alang dan rumput bisa mengganggu pertumbuhan porang.

Untuk itu, pastikan mencabutnya sampai bersih. Berikutnya tanaman juga perlu disemprot secukupnya secara rutin menggunakan pestisida.

Tujuannya agar terhindar dari hama dan tumbuhnya lebih subur. Khusus porang, tidak perlu menyemprotkan terlalu sering. Kecuali jika porang tumbuh di tanah lembab dan banyak jamurnya.

6. Memanen Porang

Masa panen biasanya datang enam bulan setelah masa tanam, atau sesudah berakhirnya musim kemarau. Tanda jika tanaman siap dipanen yaitu tampak layu seperti akan mati. Tidak perlu risau, sebab tanaman yang dirawat dengan baik tidak sungguh-sungguh mati dan masih bisa subur kembali.

Baca juga :   7 Jenis Tanaman Porang Yang Wajib Diketahui

Itu tadi pembahasan tentang cara budidaya porang agar cepat panen. Cara menanamnya tidak serumit yang dibayangkan, apalagi harga jualnya menjanjikan. Bekali diri dengan informasi mengenai perawatan porang serta pasar yang menjanjikan.

error: Sok atuh nulis sendiri, jangan asal copy aja hahaha !!