cara pemupukan porang

Cara Pemupukan Porang Untuk Hasil yang Maksimal

Saya akan menjelaskan tentang cara pemupukan Porang. Sebelum kita melaksanakan pemupukan, akan saya jelaskan mengenai kandungan pada pupuk.

Jadi untuk tanaman, baik tanaman Porang maupun tanaman yang lain, dia membutuhkan yang namanya kandungan unsur hara dan membutuhkan kandungan atau komponen N,P dan K.

Komponen N adalah nitrogen, P itu fosfor dan K adalah kalium. Nah dari komponen tiga ini sangat dibutuhkan oleh tanaman, baik tanaman Porang maupun tanaman yang lain.

Nah, yang pertama saya akan membahas tentang nitrogen. Jadi, Nitrogen sangat dibutuhkan oleh tanaman Porang. Fungsi dari nitrogen:

  • Untuk membantu pertumbuhan atau untuk membantu pertumbuhan vegetatif dari tanaman seperti daun, batang dan juga akar
  • Untuk membantu pembentukan hijau daun. Yang mana hijau daun ini berfungsi selama proses fotosintesis.

Darimana sumber nitrogen untuk tanaman?

1. Halilintar atau Petir

Sumber nitrogen tanaman porang yang pertama bisa dari halilintar atau petir, karena halilintar mengandung zat nitrat. Nah, zat nitrat ini dibawa oleh air hujan kemudian turun ke tanah dan diserap oleh tanaman Porang.

Sehingga jika kalian mengamati mengapa tanaman yang disiram dengan menggunakan air pompa dan tanaman yang disiram dengan air hujan itu dia lebih bagus yang mendapatkan air hujan.

Daun yang mendapat air hujan akan cenderung lebih hijau, batangnya juga terlihat bagus. Berbeda dengan yang disiram dengan menggunakan air biasa. Itulah kenapa air hujan sangat bagus, karena air hujan mengandung nitrogen.

2. Pupuk Kandang

Kemudian sumber yang kedua itu berasal dari pupuk kandang, baik dari ayam maupun kambing. Kotoran  ayam mengandung 1,5 sampai 1,7 persen nitrogen sedangkan pupuk kotoran kambing mengandung 0,7 persen nitrogen. Sedangkan untuk pupuk kimia biasa seperti yang digunakan untuk tanaman biasa, kebanyakan adalah jenis pupuk urea. Karena pupuk urea mengandung 46 persen nitrogen.

Kemudian untuk komponen kedua yaitu fosfor. Apa sajakah manfaatnya?

  • Untuk merangsang pertumbuhan akar terutama untuk tanaman yang masih muda.
  • Membantu pembelahan sel baik sel daun maupun sel batang sehingga jika kandungan fosfor itu terpenuhi maka daun dia akan lebih lebar dan batangnya akan lebih besar

Lalu darimana sumber fosfor?

  1. Bonggol Pisang. Itu yang pertama bisa dari bonggol pisang atau batang pisang yang kandungan fosfornya cukup tinggi.
  2. Pupuk Kandang. Dari pupuk kandang baik ayam maupun kambing yang juga ada kandungan fosfornya. Dan untuk pupuk kimia itu yang biasa digunakan oleh petani adalah jenis pupuk Sp biasanya Sp36 yang mengandung fosfor sebanyak 36 persen .
Baca juga :   Apa Pupuk Dasar Tanaman Porang? Simak Penjelasannya!

Komponen yang ketiga adalah kalium, kandungan ini juga sangat berperan penting untuk tanaman Porang. Fungsinya adalah:

  • Untuk menambah daya tahan tanaman terhadap penyakit sehingga dia lebih tahan dari serangan hama dan serangan penyakit
  • Membantu proses pembentukan protein dan karbohidrat. Yang mana protein dan karbohidrat diolah dan diproses dalam daun. Kemudian setelah diproses protein dan karbohidrat ini dia akan di translokasi atau dipindahkan kebagian yang lain, terutama untuk umbinya. Sehingga jika tanaman Porang ini mendapatkan kalium yang tercukupi, maka umbi tanaman Porang akan lebih padat dan lebih berbobot.

Kelebihan dan kekurangan pupuk kompos atau pupuk kandang dan juga pupuk kimia

Untuk pupuk kimia yang jelas memiliki kelebihan kandungan N P K nya yang lebih tinggi tetapi jika ini dilakukan secara terus menerus akan merusak struktur tanah. Nah, setelah penggunaan beberapa tahun struktur tanah akan lebih padat atau keras.

Sedangkan untuk pupuk kandang atau kompos jika diaplikasikan ke tanah secara terus menerus struktur tanahnya tidak padat bahkan setiap tahun akan mengalami peningkatan untuk hasil produksi dari umbi Porang itu sendiri.

Nah, jadi jika saya pribadi sebenarnya saya lebih memilih penggunaan menggunakan pupuk kandang atau kompos meskipun kandungan NPK nya tidak seperti pada pupuk kimia. Akan tetapi, untuk jangka panjangnya pupuk kompos lebih bagus daripada pupuk kimia.

Pupuk yang saya gunakan adalah kompos hasil dari fermentasi pupuk kandang ayam dan kemudian pupuk kandang kambing. Lalu saya tambahkan arang sekam dan jerami, karena kandungan kaliumnya cukup tinggi. Kemudian saya tambahkan juga bonggol pisang atau batang pisang untuk mendapatkan fosfornya.

Nah kenapa pupuk kandang ini difermentasikan terlebih dahulu? Jadi jika pupuk kandang ini tanpa difermentasi itu sebenarnya bisa saja, tapi usahakan jangan menggunakan pupuk kandang yang suhunya masih tinggi atau panas. Usahakan menggunakan pupuk kandang yang suhunya sudah dingin.

Baca juga :   Cara Memilih dan Menggunakan Pupuk Cair Untuk Porang

Karena pupuk kandang yang suhunya panas, biasanya dia belum kering dan itu kandungan amonia nya tinggi. Kandungan amonia pada pupuk kandang itu akan mempengaruhi pertumbuhan pada tanaman. Yang jelas, suhunya yang panas akan menimbulkan tanaman ini menjadi layu dan akan kuning. Maka saya sarankan untuk pupuk dilakukan fermentasi terlebih dahulu.

Bagaimana cara pengaplikasian pupuk pada tanaman Porang?

Untuk pupuk kandang, bisa kita taburkan dibawah batangnya. Meskipun pupuk kandang ini sudah difermentasikan, namun jika bersentuhan langsung dengan batang pun tidak masalah, dia tidak akan menimbulkan kebusukan.

Kita taburkan diatasnya kemudian setelah kita berikan pupuk kandang ini bisa kita timbun dengan menggunakan tanah diatasnya. Untuk penggunaan di lahan yang luas, bisa menggunakan cangkul. Jadi setelah diberi pupuk kandang, baru kita timbun dan gulut lagi biar gulutannya ini lebih tinggi

Kemudian akan saya tunjukkan cara pemupukan dengan menggunakan pupuk kimia. Jadi untuk sahabat petani porang, silahkan bijak dalam memilih, bisa menggunakan pupuk kandang ataupun pupuk kimia. Tapi saya sarankan menggunakan pupuk kandang saja.

Namun jika memang pupuk kandang itu misalkan sulit didapatkan atau kalian memilih pupuk kimia untuk hasil yang lebih cepat, boleh saja. Untuk resikonya silahkan ditanggung sendiri.

Untuk pupuk kimia, jangan terlalu banyak dosisnya, cukup setengah sendok makan atau 1 sendok the. Kemudian kita taburkan di keliling batang porang. Jangan terlalu dekat, kurang lebih ini sekitar 10 cm. Setelah kita taburkan, kita timbun dengan tanah Fungsinya untuk mengurangi penguapan.

Pemupukan yang pertama di usia 1 setengah bulan, biasanya pemupukan dilakukan 4 kali. Jadi yang pertama adalah pupuk dasar ketika kita tanam Porang. Kemudian yang kedua ketika tanaman ini kurang lebih berusia 1 setengah bulan setelah hujan setelah daunnya mekar seperti ini.

Lalu pemupukan yang ketiga itu adalah di usia 3 bulan untuk pembentukan katak. Terakhir di usia 4 bulan fungsinya untuk membesarkan umbi dan menambah kepadatan umbi, sehingga umbinya nanti lebih berbobot.

Itulah pembahasan mengenai cara pemupukan pada tanaman Porang dan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman porang. Semoga bermanfaat.

error: Sok atuh nulis sendiri, jangan asal copy aja hahaha !!