bibit-katak-porang

Pilih Mana, Tanaman Porang dari Bibit Katak atau Bibit Umbi?

Seringkali ditegaskan budidaya tanaman porang bagi petani porang pemula supaya menanam dari bibit katak. Kenapa bukan dari umbi porang? Baca penjelasan selengkapnya disini.

Untuk pemula biasanya sangat disarankan untuk menanam dari bibit katak daripada bibit umbi.

Pertama mungkin kita akan simak dulu ya untuk bibit katak, biasanya bulan 4-5 rata-rata petani porang sudah menyimpan bibit katak porang dan dikarantina untuk persiapan waktu musim tanam.

Untuk bibit umbi ini sebenarnya bulan 4-5 belum waktunya untuk dibongkar, karena untuk umbi ini perlakuannya selama masa karantina lebih susah untuk ditanam.

Mengapa demikian?

Karena untuk bibit umbi ini diusahakan penanamannya ialah umbi yang bener-bener yang usianya sudah tua, usianya sudah matang.

Umbi yang mau dijadikan bibit porang itu biasanya akan dibongkar pada bulan 6 atau bulan 7 atau mungkin bahkan bulan 8 yang mungkin lebih aman untuk layak di tanam pada musim tanam.

Untuk bulan 5 sebenarnya kalau bagi pemula untuk memilih bibit umbi itu sangat rawan karena belum waktunya para petani membongkar umbi jadi umbinya belum mateng rawan busuk, salah satu contoh bibit umbi porang yang kecil berat sekilo isi sekitar 20 umbi porang dan dalam waktu 1 minggu ini harus kita amankan dulu jangan sampai busuk yang penting mata tunasnya masih ada.

Bulan 4 atau 5 umbi porang yang dibongkar ini sebenarnya masih sangat rawan untuk bisa ditanam lagi karena membutuhkan perawatan extra selama masa karantina.

Supaya aman biasanya disarankan untuk umbi porang yang dibongkar pada bulan 6 bulan 7 bulan 8 itu akan lebih aman karena usianya saat diangkat itu dari tanah sudah menjadi umbi tua.

Analisa yang lebih baik lagi kenapa petani porang disarankan menggunakan bibit katak yakni pada dasarnya tanaman porang baik dari umbi porang maupun bibit katak porang itu memiliki jumlah tunas yang berbeda-beda.

Baca juga :   Tanaman Porang Adalah Jenis Umbi-umbian yang Banyak Manfaat, Simak Penjelasannya

Kalau tanaman porang anda dari bibit spora yang pernah kita alami itu mungkin bisa mencapai 7-8 tunas. Artinya per bulan itu bisa muncul satu tunas jadi umur tanaman porang rata-rata 7 bulan.

Untuk bibit katak yang ukuran 1kg isinya sekitar 150 biji rata-rata jumlah tunasnya itu 3-5 tergantung besar kecilnya bibit katak. Terus untuk bibit umbi kecil biasanya tumbuh tunasnya itu 2 kali kalo yang lebih besar itu satu kali.

Secara otomatis usia tanaman porang dari umbi ini lumayan pendek, rata-rata tanaman porang akan memasuki masa dorman paling lama 5-6 bulanan. Nah kalau tanaman porang dari bibit katak usianya lebih panjang karena memang tunasnya ada 3-5 kali. Tanaman porang dari bibit spora usianya akan lebih panjang karena tunasnya berkali-kali.

Hal ini yang menyebabkan kenapa harus disarankan petani porang pemula itu menggunakan bibit katak. Untuk petani pemula betul-betul harus memperhatikan soal bibit yang akan ditanam.

Jangan terburu-buru mau menanam bibit umbi. Resiko bibit porang busuk itu lebih besar. Nanti akan jadi kerugian tersendiri baik modal maupun waktu, lebih baik menggunakan bibit katak.

Bibit katak itu akan mulai disimpan atau dikarantina mulai dari bulan 4-5 sehingga harga bibit katak porang lebih murah saat ini dibanding nanti di bulan 10 keatas pada saat mau ditanam.

Terus bagaimana cara menanam porang yang efektif bisa dengan membuat gulutan/bedengan dengan lebar 70 cm, tiap gulutan diisi 2 bibit dengan jarak tanam 30 cm.

Estimasi dalam 1 lahan itu bisa muat berapa dengan jarak tanam 30 x 30 cm itu biasanya 4 kali dari luas lahan. Kalau lahannya 1.000 m2 berarti muatnya itu 4.000 bibit katak.

Baca juga :   Perbedaan Porang dan Suweg, Walur, Iles-iles Ini Ciri Khasnya!

Tapi misalnya anda mau maksimalkan lagi untuk bagian tengah gulutan dikasih berarti estimasi lahan nanti setiap seribu meter persegi bisa kalikan dengan 6 jadi sekitar 6.000 pohon.

Dan apakah ini bisa ditanam sampai 2 musim? Tentunya kita harus bongkar karena jarak tanam 30 cm ini hanya ideal untuk tanaman porang dari bibit katak, sedangkan untuk bibit umbi berat 2 ons bisa dengan jarak 40 cm, bibit umbi berat 5 ons jarak idealnya 50 cm.

Otomatis perhitungan estimasi kalau menanam dari bibit umbi bisa dengan rumus luas lahan kali 2 untuk umbi berat 2-4 ons. Jadi luas lahan seribu bisa menanam umbi sebanyak 2.000 pohon.

Inilah mengapa kami sarankan untuk yang pertamakali mau budidaya tanaman porang itu menggunakan bibit katak porang karena juga usia tanaman porang dari bibit katak lebih panjang dan penanaman porang dari bibit katak juga lebih mudah.

Kalau sudah budidaya tanaman porang untuk musim pertama, maka tanam berikutnya bisa menggunakan bibit katak hasil panen sendiri yang anda panen di bulan 7 atau 8 agar tidak terlalu jauh dengan waktu tanam karena umbi yang dipanen akan semakin matang/tua maka semakin aman untuk ditanam dan akan menghasilkan katak yang lebih banyak.

Untuk penjelasan lebih detail bisa cek video budidaya tanaman porang.

Mungkin ini dulu yang kita sampaikan, semoga bisa menjadi bahan pelajaran buat kita semua. Salam sukses selalu untuk petani porang di seluruh Indonesia.

error: Sok atuh nulis sendiri, jangan asal copy aja hahaha !!