cara budidaya porang

Ketahui Cara Budidaya Porang yang Benar Agar Bisa Untung Besar

Daftar Isi Artikel

Amorphophallus Muelleri Blume (porang) adalah tanaman jenis umbi-umbian yang punya nilai jual tinggi. Banyak yang membudidayakannya untuk dijadikan komoditas ekspor. Apalagi cara budidaya porang tergolong mudah. Proses perawatannya juga tidak sulit, dan hasil panennya cukup menggiurkan.

Porang memiliki permintaan yang tinggi, terkhusus dari Jepang dan Tiongkok. Karena itu, banyak yang membudidayakannya. Umbi porang, juga bisa dijadikan sebagai bahan baku dalam bidang industri dan produk makanan. Jika ingin budidaya porang, simak penjelasan berikut.

Syarat Membudidayakan Porang

Sebelum tahu cara budidayanya, ada syarat tertentu agar porang tumbuh subur. Persyaratan yang diperhatikan mulai dari kondisi tanah dan lingkungan. Berikut rinciannya:

  • Tanam di tanah gembur.
  • Agar maksimal, tanah punya pH 6-7.
  • Pilih lingkungan yang punya kerapatan naungan 40%, bisa dari pepohonan jati, mahoni, atau sono.
  • Tinggi tanah antara 0–7 mdpl. Tapi paling optimal di ketinggian 100—600 mdpl.
  • Pilih lahan yang luas.
  • Jangan tanam di tanah kering agar umbinya tidak tumbuh ke atas.

Cara Membudidayakan Porang

Sebenarnya cara budidaya porang tidaklah sulit. Ada beberapa tahapan dalam penanaman porang, mulai dari mempersiapkan lahan dan bibit hingga pemanenannya. Berikut dijelaskan tahapan-tahapan dari budidaya porang:

1. Mempersiapkan Lahan

Tahap pertama dari pembudidayaan tanaman porang yaitu mempersiapkan lahannya. Pastikan memilih lahan dengan kondisi tanah sesuai syarat yang sudah diterangkan. Setelah itu, bersihkan lahan dari gulma dan lakukan pembajakan supaya menjadi gembur.

Dalam persiapan lahan ini, buat lubang tanam dengan ukuran 60x60x45 centimeter. Untuk jarak tanamnya sekitar 90×90 sentimeter. Sebelum ditanami porang, lubang tanam tersebut diberi pemupukan pertama berupa pupuk kompos. Bisa juga mengisinya dengan sekam.

2. Mempersiapkan Bibit Porang

Perlu diketahui, bahwa ada dua jenis metode dalam penanaman porang. Metode pertama yaitu vegetatif dengan menggunakan bibit dari umbi dan bulbil. Metode lainnya yaitu secara generatif yang mendapatkan bibit porang dari biji.

Baca juga :   Catat! Ini Waktu Yang Tepat Tanam Porang Agar Hasil Panen Tidak Merugi

Persiapan bibit porang dari umbi caranya yaitu dengan memilih anakan porang yang sudah berumur satu tahun. Kemudian umbinya dan bersihkan dari akar, maupun tanah yang menempel. Selanjutnya umbi dikumpulkan.

Sedangkan cara mempersiapkan bibit porang dari bulbil mencarinya di dari sekitar rumpun tanaman porang yang sehat dan sudah tua. Bulbil dikumpulkan dalam wadah. Selanjutnya simpan di suhu kering sebelum ditanam.

Untuk bibit porang yang didapatkan dari cara generatif, perlu menghilangkan lendir pada biji porang dengan mencucinya. Selanjutnya rendam biji porang dan buang biji yang mengapung. Kemudian lakukan penyemaian menggunakan media polybag.

3. Menanam Porang dan Perawatan

Tahapan selanjutnya adalah menanam bibit porang yang disiapkan. Bibit tersebut dimasukkan ke lubang tanam dengan memastikan kalau tunasnya menghadap atas. Tanam sesuai jarak yang sudah dibuat dalam proses penyiapan lahan. Setelahnya, bibit ditutup memakai tanah halus setebal 3 sentimeter.

Jika porang sudah ditanam, tahapan penting berikutnya adalah perawatan. Gulma harus rutin dibersihkan supaya tidak menghambat pertumbuhan. Ketegakan porang dijaga dengan membuat guludan tinggi dan menimbun pangkal batangnya memakai tanah. Beri pupuk ketika mulai tumbuh.

Penyiraman juga perlu dilakukan, meskipun porang tetap hidup dalam kondisi kering. Apabila tanah lembab, hasilnya lebih optimal. Penyiraman yang teratur akan membuat masa hidup porang panjang.

4. Memanen Porang

Tanda porang yang siap dipanen adalah daunnya sudah menguning dan jatuh ke tanah. Pemanenan dilakukan dengan menggali tanah di sekitarnya, lalu umbi diambil. Selanjutnya umbi porang disimpan di ruang berventilasi baik. Bisa juga disimpan dalam bentuk tepung atau irisan tipis.

Demikian penjelasan cara budidaya porang yang lengkap. Agar porang bisa tumbuh optimal, persyaratan lahan dan lingkungannya harus diperhatikan. Selain itu, setiap tahapannya dilakukan dengan benar, terutama saat persiapan lahan dan bibit.

Baca juga :   Inilah Cara Budidaya Tanaman Porang yang Mudah
error: Sok atuh nulis sendiri, jangan asal copy aja hahaha !!